Siapa sangka, buah yang kini sering dijual di pinggir jalan Indonesia ini pernah dihargai lebih mahal dibanding salah satu barang mewah di Eropa.
Emiten milik konglomerat Sugianto Kusuma dan Grup Salim, PT Bangun Kosambi Tbk (CBDK) bakal melakukan pembelian kembali saham alias buyback senilai Rp250 miliar.literasi keuangan
Putin menyoroti kemajuan hubungan Rusia-Indonesia yang semakin baik.